Gerakan Anti Hoax Mulai menggema di sejumlah Daerah indonesia

Gerakan Anti Hoax Mulai menggema di sejumlah Daerah indonesia. Saat ini dunia digital semakin menujukkan peran yang besar dalam memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya di media sosial, banyaknya jalur informasi yang berkembang memang berdampak positif karena kita akan mengetahui tentang sesuatu informasi yang berkembang saat ini, tetapi mengingat hal ini juga memiliki pengaruh buruk dengan banyaknya beredar berita bohong alias Hoax semakin membuat kita perlu menelusuri lebih jauh berita yang tersebar khususnya di media sosial, untuk itulah saat ini pemerintah menyarankan untuk waspadai berita palsu, untuk itu di mulailah dengan Gerakan Anti Hoax di berbagai daerah di indonesia.

Instilah Hox menurut situs besar wikipedia adalah berita palsu yang di buat seolah-oleh menjadi benar dan ini banyak terjadi saat ini apalagi jika dikaitkan dengan perkembangan politik saat ini menjelang pilpres 2019 mendatang, menurut sumber lain, Hoax adalah Suatu pemberitaan palsu / pemberitahuan yang tidak jelas sumbernya dan biadanya isinya tidak benar. Hoax merupakan suatu usaha untuk menipu pembaca untuk mempercayai sesuatu tujuan tertentu, padahal yang membuat berita palsu tersebut mengetahui bahwa berita tersebut adalah palsu. biasanya digunakan dalam internet seperti di blog, e-mail, tweeter, facebook, di forum dan lain-lain. (temukanpengertian (dot) com). untuk mencegah berita plasu inilah pemerintah mendukung penuh Gerakan Anti Hoax yang di deklarasikan di berbagai daerah oleh sejumlah kalangan di indonesia

cuplikan berta Gerakan Anti Hoax :

1. Bogor

Guna meminimalisir banyaknya kabar bohong atau hoax juga ujaran kebencian (hate speech), Kepolisian Resor Bogor bersama Musyawarah Pemerintah Daerah (Muspida) Kabupaten Bogor mengelar deklarasi “Bogor Anti-Hoax”.

“Deklarasi anti-hoax digelar sebagai bentuk kepedulian bersama menangkal penyebaran berita bohong, fitnah dan hasut di media sosial. Maka deklarasi ini juga dimasudkan guna meminimalisasi banyaknya berita hoax dimasyarakat,” papar Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar, AM Dicky di Aula Mapolresta, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (19/3).

Kapolres pun meminta agar masyarakat cerdas dalam menggunakan gawai, di mana penyebaran berita hoax dan hate speech begitu masif. Masyarakat tidak langsung menyerbarkan kembali suatu informasi yang belum tentu kebenarannya.

Ia pun memastikan, bahwasanya berita bohong sengaja disiarkan dengan maksud serta tujuan tertentu oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

“Saya kira baik rekan-rekan media maupun masyarakat juga sama-sama akan dirugikan terkait adanya hoax itu. Dalam pandangan agama, hoax sama halnya fitnah. Dampaknya, kita terpecah-belah atau saling curiga,” kata Dicky.

Sedangkan Bupati Bogor Nurhayanti mengatakan, pihaknya menggelar deklarasi anti hoax dan mengajak warga berperan aktif memanfaatkan teknologi informasi lebih ke arah positif dan bukan sebaliknya.

“Menegaskan komitmen dan kepedulian warga Kabupaten Bogor menjaga daerahnya. Pemanfaatan IT lewat gadget tergantung si pengguna. Bisa positif dan negatif. Untuk itu pemerintah turun guna mengajak semua pihak kampanyekan anti hoax,” kata Nurhanyanti.

Jika dibiarkan berlarut-larut karena dikhawatirkan warganet bisa ‘tersesat’ di antara informasi yang benar maupun yang tidak benar. Terlebih Kabupaten Bogor dengan jumlah mencapai 5,7 juta jiwa di 40 kecamatan dianggap rentan penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian.

“Banyak informasi hoax yang viral di media sosial kemudian memicu keributan bahkan merembet menjadi kerusuhan fisik. Hal ini bukan saja menghabiskan energi, namun juga berpotensi mengganggu keamanan nasional,” paparnya.

Deklarasi Bogor Anti Hoax berlangsung di Mapolres Bogor berlangsung mulai pukul 08.00 dihadiri oleh seluruh unsur muspida, seperti TNI, Polri, juga tokoh agama, tokoh masyarakat, kejaksaan, dan adik-adik tingkat sekolah dasar. (berita satu)

2. Pemkab Bengkulu

Polres Bengkulu Utara melakukan Gerakan Anti Hoax dan ujaran kebencian bersama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dan Pemkab Bengkulu tengah dengan pendeklarasian dan tanda tangan anti Hoax, di Aula Polres Bengkulu Utara, jumat (16/3).

Acara ini dihadiri oleh Ir Mian Bupati Bengkulu Utara, Septi Feriadi,STP Wakil Bupati Bengkulu Tengah beserta jajaran, Jaya Rahmat,SE ketua MUI Bengkulu Utara, Syarifudin Irfan sesepuh ulama BU,AKBP Ariefaldi Warganegara,SH, Ik, MM, beserta jajaran, Drs Bustari Gumas Ketua FKUP BU, Iptu Effendi ketua deklarasi Anti Hoax, camat, dan segenap tokoh masyarakat serta peserta dari berbagai sekolah dan wilayah di BU.
Bupati Bengkulu Utara Ir.Mian dalam kata sambutannya menjelaskan Pemkab BU bersinergi bersama forkominda dalam mendukung program-program dengan segala bentuk hoax dan ujaran kebencian karena kondisi ini bila terjadi akan jadi masalah serius.

Pemkab Bengkulu Utara berkomitmen untuk mensukseskan program ini serta mengajak tokoh-tokoh masyarakat juga seluruh peserta yang hadir untuk dapat mengajak dan menyebarluaskan gerakan ini demi suksesnya program.

“ Kita harus bersinergi untuk mendukung program ini, kondisi ini bila dibiarkan akan jadi masalah serius oleh karena itu Pemkab Bengkulu Utara berkomitmen untuk mensukseskan program ini, jadi untuk tokoh-tokoh masyarakat disini juga seluruh peserta agar dapat mengajak dan menyebarluaskan gerakan anti hoax dan ujaran kebencian,”jelasnya.
AKBP Ariefaldi Warganegara,SH, Ik, MM memerintahkan dengan tegas untuk sama-sama memerangi berita Hoax,Isu Sara dan segala jenis yang dapat memecahkan kesatuan karena NKRI.

“Sama-sama kita harus perangi Hoax, ujaran kebencian dan segala jenis yang dapat memecahkan kesatuan, NKRI,”ungkapnya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan Pendeklarasian gerakan anti hoax dan ujaran kebencian dipimpin langsung oleh Ir. Mian dilanjutkan dengan penandatanganan spanduk gerakan anti hoax dan ujaran kebencian di halaman aula polres BU oleh pejabat dan seluruh peserta yang hadir disana.(MC Bnegkulu Utara/IA/DC)

dan beberapa kota lainnya, dengan Gerakan Anti Hoax ini di harapkan masyarakat akan semakin menyadari bahwa dalam menerima sebuah berita kita membutuhkan data dan fakta yang akurat agar tidak terjebak dalam permainan oknum yang tidak bertanggung jawab yang bisa menyebabkan perpecahan untuk itu perlu di dukung Gerakan Anti Hoax Mulai menggema di sejumlah Daerah indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *